Tren Desain Interior 2026: Gaya, Warna & Material Teratas untuk Mengubah Rumah Anda
Desain interior pada tahun 2026 berkembang menjadi salah satu era paling menarik — perpaduan sempurna antara kenyamanan, kepribadian, keahlian craftsmanship, dan sofistikasi yang tenang. Setelah bertahun-tahun minimalisme dan palet netral mendominasi interior, para pemilik rumah kini kembali menemukan kehangatan, tekstur, pengaruh global, serta pilihan desain yang lebih bermakna.
Bagi klien Melandas Indonesia yang menghargai furnitur berkualitas tinggi, estetika yang refined, dan gaya hidup berkelas, tahun 2026 menawarkan inspirasi tanpa batas. Baik Anda ingin menyegarkan satu ruangan maupun merencanakan transformasi seluruh rumah, laporan tren ini mengulas gaya, warna, material, dan pergeseran desain utama yang akan mendefinisikan tahun ini — serta bagaimana Anda dapat menghadirkannya secara harmonis ke dalam hunian Anda.
1. Tren Gaya yang Akan Mendefinisikan Tahun 2026
a. Quiet Luxury Menjadi Mainstream
Quiet luxury bukan lagi tren sesaat — kini telah menjadi sebuah gaya hidup. Ditandai dengan keanggunan yang bersahaja, bentuk yang lembut, warna-warna abadi, dan kualitas craftsmanship yang tinggi, gaya ini merayakan filosofi “lebih sedikit namun lebih bermakna.”
Pada tahun 2026, quiet luxury berkembang dengan:
* Furnitur dengan bentuk melengkung dan menyerupai kepompong
* Upholstery berpotongan rapi dalam warna netral yang lembut
* Aksesori yang dipilih dengan penuh pertimbangan, bukan dekorasi berlebihan
* Nuansa warna bumi yang menenangkan dan palet terinspirasi batu alam
* Sentuhan kemewahan yang understated melalui pencahayaan elegan
Pilih elemen dasar yang ditingkatkan — seperti kursi recliner yang empuk, meja samping dengan bentuk skulptural, atau bantal dengan tekstur yang kaya. Utamakan material berkualitas seperti kayu solid, kulit, dan campuran linen. Tambahkan sentuhan kemewahan yang halus melalui aksen perunggu atau emas brushed.

b. Kontemporer Era Baru
Desain kontemporer modern menjadi lebih hangat, lembut, dan nyaman untuk ditinggali. Sudut-sudut tajam bergeser ke bentuk lengkung yang halus, sementara siluet yang bersih berpadu dengan lapisan tekstur.
Elemen-elemen utamanya meliputi:
- Bouclé, chenille, dan kain tenun
- Aksen hitam matte dipadukan dengan warna netral hangat
- Sofa modular berukuran besar
- Kesederhanaan yang berkelas dipadukan dengan kenyamanan
Tren ini sangat selaras dengan hunian di Indonesia yang menginginkan estetika modern tanpa terasa dingin atau kaku.

c. Perpaduan Global & Aksen Budaya
Pemilik rumah menginginkan ruang yang terasa personal dan penuh cerita, bukan seragam seperti cetakan. Pada tahun 2026, perpaduan global muncul sebagai tren utama — menggabungkan pengaruh Asia, Skandinavia, Mediterania, dan Jepang.
Anda akan melihat:
- Japandi (tetap kuat!)
- Lengkungan bergaya Mediterania
- Tekstur organik khas Bali
- Minimalisme terinspirasi Korea
- Nuansa kayu terang khas Skandinavia
Hal ini membuka ruang untuk memadukan unsur kriya melalui keramik, dekor artisanal, dan furnitur buatan tangan yang menghadirkan jiwa dan karakter ke dalam sebuah ruang.

d. Momen Mikro Maksimalis
Meskipun interior maksimalis sepenuhnya mungkin tidak cocok untuk semua orang, tahun 2026 merangkul “micro-maximalism”: momen-momen kecil yang ekspresif dalam warna, pola, atau kepribadian.
Contohnya meliputi:
- Kursi berlengan statement
- Bantal bermotif berani
- Rak buku dengan colour-blocking
- Pencahayaan skulptural
- Buku-buku desain sebagai titik fokus dekoratif
Anda dapat mempertahankan palet warna keseluruhan yang tenang sambil menyuntikkan sentuhan energi pada sudut-sudut ruang yang dikurasi dengan cermat.

2. Palet Warna yang Akan Mendominasi Tahun 2026
Warna di tahun 2026 terasa lebih kaya, bernuansa bumi, dan lebih atmosferik. Warna netral tetap digemari, namun tampil dengan kedalaman dan kesan yang lebih mewah.
a. Warna Netral Hangat dan Nuansa Bumi
Selamat tinggal abu-abu dingin; selamat datang kehangatan.
Warna yang sedang tren:
- Mushroom beige
- Sandstone
- Warm taupe
- Mocha
- Stone grey
- Putty
Nuansa warna ini berpadu indah dengan furnitur kayu dan kain bertekstur.
b. Biru Warisan
Biru terus menjadi salah satu warna paling berpengaruh dalam desain interior, terutama:
- Midnight navy
- Inky blue
- Steel blue
- Slate blue
Warna ini memberikan kesan menenangkan dan tak lekang oleh waktu pada setiap ruangan — sempurna untuk pelapis furnitur, karpet, dan dinding aksen.
c. Hijau Tua
Hijau tetap menjadi warna favorit, terinspirasi dari alam dan lingkungan hutan.
Hijau yang sedang tren:
- Olive
- Forest green
- Moss
- Pine
- Emerald (for accents)
Hijau berpadu indah dengan aksen emas atau kuningan, marmer, serta nuansa kayu hangat.
d. Pastel Lembut (Dengan Sentuhan Lebih Elegan)
Pastel kembali hadir — namun bukan versi manis seperti dulu. Pada 2026, pastel tampil lebih lembut dan mewah.
Bayangkan:
- Dusty mauve
- Soft sage
- Cloud blue
- Misty lavender
Nuansa warna ini berpadu indah dengan kain bertekstur dan furnitur berdesain skulptural.\
e. Aksen Terra & Tanah Liat
Terakota kembali hadir, namun dengan pendekatan yang lebih refined — melalui keramik, karya seni, dan cetakan berbingkai. Nuansa ini memberikan kehangatan instan serta sentuhan khas Mediterania.

3. Material yang Membentuk Interior 2026
Tahun 2026 memprioritaskan material yang taktil, berkelanjutan, dan kaya secara visual.
a. Kayu Alami
Kayu solid tetap menjadi salah satu material furnitur yang paling diminati, dikagumi karena daya tahan dan keindahannya.
Nuansa kayu yang paling menonjol meliputi:
- Kayu Kenari
- Kayu Oak Natural
- Kayu Jati
- Kayu Abu
Furnitur dengan tepi membulat dan lekuk halus akan menjadi sangat populer.
b. Tekstil Mewah
Tekstur menjadi sorotan utama.
Kain yang sedang tren:
- Chenille
- Bouclé
- Upholsteri campuran linen
- Beludru (dengan warna-warna gelap)
- Katun organik
Menggabungkan lapisan-lapisan ini menciptakan suasana hangat dan mewah ala hotel.
c. Permukaan Batu & Tampilan Batu
Yang bisa diharapkan:
- Meja makan dari travertine
- Meja kopi dari marmer
- Dekorasi keramik dengan tampilan batu
- Seni dinding batu bertekstur
Semua ini menghadirkan kesan organik sekaligus mewah pada interior.
d. Serat Anyaman & Alami
Di Indonesia, tren ini terasa sangat relevan — menonjolkan keahlian tangan dan desain yang terinspirasi dari alam.
Bahan-bahannya meliputi:
- Rotan
- Anyaman (Wicker)
- Cane (Rotan tipis / Batangan anyaman)
- Goni (Jute)
- Rumput laut kering (Seagrass)
Sempurna untuk lampu, kursi aksen, keranjang, dan kepala tempat tidur yang menjadi fokus perhatian.
e. Logam Mengkilap
Aksen logam langsung meningkatkan kesan mewah suatu ruangan.
Finishing favorit:
- Emas satin (Brushed gold)
- Perunggu (Bronze)
- Kuningan warna sampanye (Champagne brass)
- Hitam matte (Matte black)
Gunakan logam pada lampu, perangkat keras, atau aksen meja kopi.

4. Tren Furnitur yang Akan Anda Temui di Melandas pada 2026
a. Ruang Tamu Modular dan Fleksibel
Ruang-ruang semakin multifungsi, dan furnitur harus bisa menyesuaikan.
Yang bisa diharapkan:
- Meja makan yang dapat diperluas
- Konfigurasi sofa modular
- Kursi recliner dengan penyimpanan tersembunyi
- Meja kopi dengan permukaan bertingkat
Fleksibilitas menjadi kunci di rumah modern, terutama di kondominium dan apartemen kecil.
b. Furnitur Berlekuk
Siluet lembut dan bulat menambah kenyamanan serta kesan elegan.
Furnitur berlekuk yang populer:
- Sofa berlekuk
- Meja makan bundar
- Rak lengkung
- Kursi aksen berskulptur
Bentuk-bentuk ini membuat ruangan terasa lebih hangat dan seimbang.
c. Kursi Recliner Tingkat Lanjut
Kursi recliner semakin stylish, ramping, dan dirancang lebih baik. Mereka tidak lagi terlihat besar dan berat — justru menyatu dengan indah di ruang tamu.
Yang akan Anda temui:
- Siluet lebih ramping
- Pilihan kulit premium
- Desain ergonomis cerdas
- Mekanisme recline bertenaga (power recline)
d. Kursi Aksen yang Menonjol
Kursi aksen kini menjadi bintang dekorasi baru — berskulptur, artistik, dan menarik perhatian. Sempurna untuk rumah dengan nuansa mewah yang tenang dan sudut-sudut yang dikurasi dengan cermat.
e. Kamar Tidur Terinspirasi Hotel
Kamar tidur yang mengutamakan kenyamanan dengan:

5. Tren Dekorasi untuk 2026
a. Buku Assouline sebagai Elemen Skulptural
Assouline tetap menjadi simbol selera yang halus. Pada 2026, pemilik rumah yang trendi diperkirakan akan menggunakan buku-buku ini sebagai:
- Pernyataan di atas meja kopi
- Titik fokus pada rak
- Aksen warna
- Pemantik percakapan
Sampulnya yang mencolok menghadirkan karakter pada ruang yang sebaliknya minimalis.
b. Lapisan Aroma di Rumah
Aroma rumah menjadi alat penataan — bukan sekadar pelengkap.
Penggunaan yang sedang tren:
- Zona aroma
- Diffuser reed di area pintu masuk
- Diffuser mobil yang menyesuaikan rutinitas harian
- Aroma musiman
- Lilin sebagai aksen dekorasi
Produk Glasshouse Fragrances kami selaras dengan tren ini, menghadirkan nilai estetika sekaligus aroma.
c. Seni Dinding Skala Besar
Orang-orang mulai berinvestasi pada karya besar dan mencolok yang menjadi pusat visual ruangan. Fotografi berukuran besar, lukisan abstrak, atau hiasan dinding dari kain akan banyak diminati.
d. Dekorasi Organik
Keramik buatan tangan, vas berskulptur, mangkuk bertekstur, dan objek artisan memberi jiwa serta sentuhan keahlian pada suatu ruang.

6. Cara Menghadirkan Tren Ini ke Dalam Rumah Anda
a. Mulailah dengan palet warna
Pilih 3–4 warna inti dan susun aksen di sekitarnya.
b. Tingkatkan furnitur utama
Sofa, meja makan, atau kursi recliner langsung menyegarkan tampilan ruangan.
c. Tambahkan elemen tekstur yang dapat dirasakan
Bantal, selimut, karpet, dan kain bertekstur dapat mengubah suasana ruangan dengan biaya terjangkau.
d. Gunakan dekorasi untuk memberi sentuhan pribadi pada rumah Anda
Buku, keramik, dan aroma mencerminkan gaya hidup serta selera Anda.
e. Berinvestasilah pada bahan yang tahan lama
Kayu solid, kulit, dan batu akan meningkatkan kualitas rumah Anda selama bertahun-tahun.

